Polresta Surakarta – Polda Jateng – Polresta Surakarta memulangkan sebanyak 100 (seratus) suporter Persik Kediri yang tidak terdaftar (ilegal) saat pelaksanaan pengamanan pertandingan kompetisi sepak bola BRI Liga Super Indonesia musim 2025–2026 antara Persis Solo melawan Persik Kediri yang digelar di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu (01/03/2026) malam.
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Joko Wahyu Nugroho, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa ratusan suporter tersebut diamankan dan dipulangkan karena tidak terdaftar sesuai ketentuan dan kesepakatan pengamanan pertandingan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kompol Joko menjelaskan bahwa dalam setiap pertandingan, pihak kepolisian bersama panitia pelaksana dan stakeholder terkait telah menetapkan aturan yang harus dipatuhi, termasuk mekanisme kehadiran suporter tim tamu.
“Ada 100 suporter yang kami pulangkan karena tidak terdaftar. Langkah ini kami ambil sebagai upaya preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama pertandingan berlangsung,” tegas Kompol Joko.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan, para suporter tersebut kemudian dikawal secara humanis dan persuasif dari parkiran Stadion Manahan menuju kendaraan yang mereka gunakan, yakni dua unit bus yang terparkir di kawasan Lokananta.
Selanjutnya, rombongan suporter tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari Patwal Polresta Surakarta bersama personel Dalmas Polresta Surakarta hingga memasuki Tol Klodran untuk kembali ke daerah asalnya, Kota Kediri. Pengawalan ini dilakukan guna memastikan perjalanan berlangsung aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di sepanjang jalur yang dilalui.
Secara terpisah Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polresta Surakarta berkomitmen melaksanakan pengamanan pertandingan secara profesional, proporsional, dan humanis. Penegakan aturan dilakukan semata-mata untuk mencegah terjadinya potensi gesekan antar suporter serta menjaga keamanan seluruh masyarakat yang menyaksikan pertandingan.
Dengan langkah tegas namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif tersebut, diharapkan seluruh rangkaian pertandingan BRI Liga Super Indonesia musim 2025–2026 di wilayah Surakarta dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

















