Kapolresta Surakarta Hadiri Acara Hari Santri Nasional 2024, “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”

Polresta Surakarta- Polda Jateng – Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Iwan Saktiadi, SIK.MH.MSi turut hadir dalam acara peringatan Hari Santri Nasional 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.” Acara dilaksanakan pada Selasa, 22 Oktober 2024 bertempat di Halaman Balaikota Surakarta.

Hadir pula dalam kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang dipimpin  Pj. Walikota Surakarta Dr. Dhoni Dhoni Widianto, M.Si.C.FrA.QRMP.CGCAE, Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Iwan Saktiadi, SIK.MH.MSi, Dandim 0735/ Ska Letkol.Inf. Eko Hardianto, SH.MIP, Kasiter Korem 074/Wrt Letkol Inf. Drs Arif Isnawan 5. Pabintal Grup 2 Kopassus Lettu Inf Edi Cahyadi dan Ketua DPRD Surakarta Budi Prasetyo, S.Sos serta tamu undangan lainnya.

Upacara Hari Santri ini diikuti oleh peserta apel perwakilan dari ASN Kantor Kementerian Agama kota Surakarta, Siswa MAN dan MISN, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, Nasyiatul Aisyiyah, Banser NU, Kokam Muhammadiyah, Pencaksilat Pagar Nusa,Pencaksilat Tapak Suci,. IPNU IPPNU, Santri Putra dan Putri Perwakilan Pondok Pesantren.

Dalam keterangannya saat hadir diacara ini, Kapolresta Surakarta menerangkan bahwa kegiatan merupakan momentum penting untuk mengingat kontribusi besar para santri dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Selain turut menyerahkan hadiah-hadiah berupa tropi kepada para pelajar dan santri, Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada para santri yang tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Bahwa semangat juang yang diwariskan oleh para ulama dan santri masa lalu harus terus dilanjutkan oleh generasi muda saat ini. Dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan cinta tanah air, santri diharapkan mampu menghadapi tantangan masa depan dengan bijaksana.

Kehadiran Kapolresta Surakarta dalam acara ini menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat, termasuk para santri, dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di kota Surakarta.

Sementara itu, seperti dikutib dalam sambutan dari Menteri Agama yang dibacakan Pj. Walikota Surakarta, menekankan pentingnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa serta kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan kemanusiaan.

Menteri Agama mengapresiasi para santri yang tidak hanya berjuang dalam medan ilmu agama, tetapi juga terlibat aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Para santri telah menunjukkan bahwa nilai keislaman bisa berjalan seiring dengan semangat kebangsaan.

Apel Hari Santri yang bertemakan “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” mengingatkan bahwa perjuangan santri dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dilanjutkan. Santri diharapkan menjadi penggerak dalam menjaga kebhinekaan dan toleransi di tengah masyarakat.

Pendidikan agama yang diberikan di pesantren harus menjadi landasan moral yang kokoh untuk menghadapi era digital dan tantangan global. Santri diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.

Menteri Agama juga mengajak ulama, santri, dan seluruh komponen bangsa untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan, terutama di tengah perkembangan zaman yang serba cepat.

Dalam era yang penuh dengan perubahan dan tantangan global, santri diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa dan negara, dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Menutup sambutannya, Menteri Agama menyatakan harapannya, agar santri tetap berperan aktif dalam pembangunan bangsa, berkontribusi pada perdamaian dunia, dan menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga nilai-nilai moral dan etika

Exit mobile version